Selasa, 28 Februari 2017

Berfikir dahulu kalau mau mencela penghobby Action Figure

Pada intinya saya yakin 99,9% orang yang mengkoleksi action figure (termasuk yang berbisnis action figure) pastilah orang yang memang menyukai action figure. Dalam hal ini, saya pribadi juga menggemari dan mengkoleksi beberapa action figure, walaupun koleksi pribadi saya masih sedikit dan harganya tidak ada yang sampai jutaan Rupiah.

Action figure memang termasuk kategori “mainan” (toys) hanya saja tidak dapat disamakan dengan mainan anak-anak. Ini karena selain harganya yg relatif mahal untuk dimainkan anak-anak, tingkat detail rupa dan artikulasinya juga rentan rusak kalau dimainkan sembarangan. Action figure lebih sesuai diklasifikasikan dengan adult toys (bukan sex toys), collectable items atau hobby crafts.

Harganya bervariasi, dari ratusan ribu sampai jutaan Rupiah. Biasanya figure yang tinggi besar dan perawakannya sangat realistis seperti keluaran Hot Toys dan Enterbay harganya berkisar 1-5 juta Rupiah. Bagi orang yang memang tidak punya minat ataupun bukan die-hard collector tentunya akan menilai harga tersebut kemahalan. Semua orang memang punya minat dan hobi masing2. Yang pasti semua hobi dan kesenangan kalau ditekuni tidak ada yang murah (kecuali hobi tidur), hehe.


Oya, benar action figure memang bisa dijadikan sebagai instrumen investasi. Biasanya action figure yang sudah langka, termasuk edisi spesial ataupun sudah tidak diproduksi lagi, harganya bisa berkali-kali lipat bila laku terjual.

menurut saya sebagai pengalaman pribadi juga, alasan mengoleksi action figure selain karena bentuknya yang keren, lebih sebagai memorabilia, kenangan masa kecil, atau “balas dendam”. Ya maksudnya waktu kecil mungkin hanya dapat melihat dari luar etalase toko karena belum sanggup membeli sendiri sementara orangtua juga tidak mau terlalu memanjakan anak dengan selalu membelikan mainan. Ketika dewasa dan memiliki uang sendiri, keluarlah hasrat-hasrat masa kecil untuk memiliki action figure idaman dari tokoh-tokoh komik dan film kesayangan. Well, everybody needs a hobby kata Tony Stark, and boys will always be boys.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar